Tarian yang tak usai
Hujan rintik rintik menyapa jendela yang terkurung. Di pelukan sinar aku dan penyelesaian aku ini bergandeng menari bersama alunan temu. Halaman basah diguyur gejolak didada tampak terasa memangil lagi untuk di pijakan dengan sengaja. Aku kemari benahi, aku disini, menyelesaikan masalah yang tak kunjung reda juga, pada kesempitan pikiran datanglah dan peluk aku sendiri ini. Supaya tidak juga pembohongan diri pada pemandangan sore hari layung tiba. Aku akan melihat begitu sempurna, tanpa jeda akan ku juga indahkan dengan apa apa yang menjadi aku sendiri waktu itu, Sendiri. Bandung, 29 September 2022.